Meimo News

Meimonews.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulut Henrik Pagiling mengadakan kunjungan ke Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (2/3/2026).

Kakanwil dan tim bertemu dan diterima Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di dampingi antara lain Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang dan Wakil Rektor 4 Stennie Edward Wallah.

Sebelumnya, Rektor Unsrat melaksanakan kunjungan audiensi dengan Kakamwil Kemenkumham Sulut di Kantor Kemenkumham Sulut, Senin (23/2/2026).

Turut hadiri Rektor Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado P. Gregorius Hertanto Dwi Wibowo MSC. (Baca : Sinergi Akademisi dan Hukum, Rektor Unsrat Audiensi dengan Kakanwil Kemenkumham Sulut).

Sejumlah rencana agenda kegiatan dibahas terkait implementasi kerjasama Unsrat yang memiliki visi Bersama menata Universitas Sam Ratulangi menjadi universitas unggul dan berbudaya dengan Kemenkumhan Sulut.

Dalam waktu dekat, akan ada agenda kegiatan yang akan dilakukan dengen melibatkan mahasiswa seperti dari Fakultas Hukum, FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).dan FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Kakanwil menegaskan bahwa intinya Unsrat jadi barometer dan harus jadi percontohan di Indonesia terkait kerjasama dengan Kemenkumham.

“Apa saja yang bisa kita kerjasamakan terkait dengan fungsi kita di wilayah akan kita lakukan,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Kuliah Umum dengan menghadirkan Ketua Komisi Percepatan Polri Jimly Asshiddiqie di Ruang Rapat Gedung Rektorat, Senin (2/3/2026).

Materi yang dibawakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode tahun 2003-2008 kelahiran Palembang (Sumatera Selatan) ini adalah Etika, Hukum dan Masa Depan Demokrasi,

Jimly Asshiddiqie adalah akademisi hukum tata negara Indonesia yang pernah menjabat Asisten Wapres BJ Habibie yang aktif terlibat dalam proses reformasi hukum dan politik pada masa transisi pasca Orde Baru, termasuk aktif sebagai tim ahli MPR dalam proses perubahan UUD 1945.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dalam memperkuat budaya akademik yang terbuka dan dialogis.

Selain itu, berorientasi pada pengembangan wawasan kebangsaan, dan memperluas perspektif, memperkaya diskursus ilmiah, serta membangun jejaring intelektual yang lebih luas.

Rektor berharap, para dosen dan mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya melalui partisipasi aktif dan dialog yang konstruktif. (FA)

Meimonews.com – Kerja keras dan tak kenal lelah ditunjukkan Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan. Tak segan pula, bahkan terus berulang, Dirut turun lapangan (turlap) melakukan telusur untuk mengetahui kondisi yang ada.

Bila ditemukan ada permasalahan, Dirut langsung melakukan penanganan/diambil tindakan sesuai standar.

Terbaru (Senin, 2 Maret 2026), Dirut di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati serta Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto dan staf melakukan telusur di unit-unit pelayanan strategis,

Telusur kali ini difokuskan pada evaluasi progres temuan sebelumnya sekaligus memastikan seluruh rekomendasi telah ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku.

Dirut bersama jajaran direksi meninjau langsung sejumlah unit pelayanan strategis, mulai dari Radiologi, Registrasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi SIRS, hingga ruang perawatan Irina F Bawah dan Irina C secara menyeluruh.

Di Instalasi Radiologi, dilihat kesiapan menuju RSPPU (Rumah Sakit Pendididkan Penyelenggara Utama), termasuk sarana pendukung dan alur pelayanan.

Sementara di Registrasi Rawat Jalan, perhatian tertuju pada kestabilan jaringan serta sistem antrean guna memastikan waktu tunggu pasien tetap terkontrol.

Tak hanya itu, Instalasi SIRS juga menjadi fokus pemantauan, khususnya terkait jaringan dan server rumah sakit guna menjamin kelancaran sistem informasi pelayanan.

Di IGD, Dirut mengevaluasi alur layanan pasien emergensi agar tetap responsif dan optimal.
Aspek kedisiplinan dan tata kelola pelayanan medis turut menjadi perhatian.

Fasilitas finger print bagi dokter DPJP juga ditinjau untuk memastikan waktu visite berjalan sesuai ketentuan serta mengawasi sarana dan prasarana di setiap titik layanan.

Budaya kerja responsif dan berbasis evaluasi terus diperkuat di bawah kepemimpinan Starry. Setiap temuan dalam telusur langsung diinstruksikan kepada bagian terkait untuk segera ditindaklanjuti.

Bahkan, seluruh pejabat dan penanggung jawab unit dihadirkan saat telusur berlangsung agar evaluasi dapat dilakukan di tempat dan solusi bisa segera diputuskan.

Menurut Humas RSUP.Kandou, tidak ada satu pun temuan yang tidak dieksekusi. Semua dipantau progresnya dan ditindaklanjuti sesuai regulasi. Hal ini menjadi komitmen manajemen dalam mendorong perbaikan berkelanjutan.

“Langkah ini menunjukkan komitmen Pak Dirut Rampengan bersama Dewan Direksi dalam meningkatkan mutu layanan dan memastikan setiap aspek pelayanan berjalan optimal demi keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujar Manager Hukum dan Humas RSUP Kandou Erwin Kristanto kepada Meimonews.com, usai kegiatan penelusuran. (Fer)

Meimonews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) menggelar Bazaar Ramadhan di Aula Lantai 1 Kantor Pusat RSUP Kandou, Senin (2/3/2026).

Menurut Humas RSUP Kandou, kegiatan yang berlangsung selama dua pekan hingga pertengahan Maret ini diikuti oleh 15 stand yang menampilkan beragam produk kreatif anggota, mulai dari kuliner hingga kebutuhan menyambut bulan suci Ramadhan.

Ketika membuka kegiatan ini, Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menyampaikan apresiasi atas inisiatif DWP yang secara konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi civitas hospitalia.

Dirut berharap bazaar ini tidak hanya menjadi ajang ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan RSUP Kandou.

“Tentu harapan kita kegiatan bazaar seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi agenda rutin,” ujarnya pada kegiatan yang turut dihadiri Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto.

Selain mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita dan pegawai, tambahnya, kegiatan ini juga memberi ruang promosi produk kreatif serta membantu memenuhi kebutuhan menyambut Ramadhan dengan hangat dan terjangkau.

Ketua Panitia Bazaar Ramadhan DWP RSUP Kandou Eny Samiran dalam laporannya menyampaikan, bazaar ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk-produk kreatif keluarga besar Kandou.

“Kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan serta peluang bagi anggota untuk mempromosikan produk dan kuliner, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan persiapan Ramadhan dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Elisa Mavilinda, mewakili Ketua DWP RSUP Kandou menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian DWP dalam mendukung dan memudahkan civitas RSUP Kandou dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Bazaar Ramadhan DWP RSUP Kandou diharapkan menjadi momen kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pegawai dan keluarga besar RSUP Kandou Manado. (Fer)

Meimonews.com – Guna memperkuat pemahaman masyarakat terkait dengan pengelolaan keuangan dan akses layanan perbankan, Bank SulutGo (BSG) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Sosialisasi Literasi Keuangan bagi Masyarakat Pesisir.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SH Sarundajang Kantor Walikota Bitung, Jumat (27/2/2026) ini diikuti ratusan pelaku usaha perikanan serta warga pesisir kota Bitung.

Kegiatan ini Wakil Walikota Bitung Randito Maringka. Dalam sambutannya, Maringka menekankan pentingnya pemahaman finansial bagi masyarakat pesisir agar mampu mengelola hasil laut menjadi kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Masyarakat pesisir adalah pilar ekonomi Bitung. Dengan literasi yang baik, kami berharap warga tidak lagi terjebak pada skema pinjaman ilegal dan lebih cerdas dalam menabung serta berinvestasi,” ujarnya

Kepala OJK SulutGoMalut Robert Sianipar memberikan edukasi mengenai waspada investasi bodong.

Dijelaskan, kehadiran regulator dan perbankan di tengah masyarakat bertujuan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan aman.

Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey menegaskan, BSG berkomitmen untuk terus menjadi mitra setia masyarakat Sulawesi Utara, khususnya dalam menyediakan produk yang sesuai dengan karakteristik profesi nelayan dan pedagang ikan.

Kepala Operasional Cabang BCA KCU Manado Liantje Wawah, menyampaikan bahwa keterlibatan BCA dalam sosialisasi ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program nasional dalam meningkatkan indeks literasi keuangan di wilayah Indonesia Timur.

Poin utama literasi untuk OJK, adalah manajemen keuangan : Cara mengatur arus kas bagi keluarga dengan penghasilan yang bergantung pada musim (sektor perikanan).

BCA adalah Pengenalan Produk Perbankan : Edukasi mengenai tabungan, kredit usaha mikro, dan layanan digital banking.

BSG adalah Keamanan Transaksi : Tips menghindari phishing dan penipuan berbasis digital yang marak terjadi.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan penyerahan simbolis bantuan serta pembukaan rekening bagi perwakilan masyarakat pesisir yang hadir.(elka)

Meimonews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Tondano St. Paulus menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) bertempat di Margasiswa PMKRI Tondano, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan yang dibuka dengan ibadah sabda ini mengusunh tema Membentuk kader militan: berkarakter kristianitas, berpikir intelektual, bersolidaritas fraternitas.

Presidium Pendidikan dan Kaderisasi (PPK) PMKRI Cabang Tondano Fransiska Karundeng menjelaskan, tema yang diangkat pada MPAB tahun ini merupakan sebuah proses pendekatan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat pada iman tetapi juga cerdas secara akademis dan peduli secara sosial.

PMKRI Cabang Tondano menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan MPAB tahun 2026.

Jumlah peserta yang ikut mulai dari acara pembuka sampai selesainya kegiatan MPAB berjumlah 11 orang.

Ada sebanyak 9 materi yang diberikan oleh DPC dan BSO PMKRI Cabang Tondano Santo Paulus Periode 2025-2026 kepada para peserta MPAB.

Setelah MPAB, akan dilanjutkan dengan Masa Bimbingan (Mabim) selama sebulan. “MPAB dilakukan dalam satu hari kegiatan dan tidak berhenti disitu saja tetapi akan dibuat yang namanya masa pendampingan bagi para peserta selama sebulan,” jelas Fransiska.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Tondano Santo Paulus Periode 2025-2026 Idelfons Suarlembit dalam sambutannya mengatakan, Masa Penerimaan Anggota Baru adalah tahap kaderisasi tingkat awal dalam pendidikan di PMKRI, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai Fraternitas, Kristianitas dan Intelektualitas.

“MPAB ini hanya sebagian kecil dari kulit luar PMKRI jika teman-teman (para peserta) berproses dengan baik maka dengan sendirinya teman-teman (para peserta) akan mengenal dan memahami dengan sepenuhnya makna tiga benang merah dan enam identitas kader PMKRI,” jelasnya,” jelasnya. (*)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan melakukan telusur pasien secara langsung, Sabtu (28/2/2026).

Dirut melakukan telusuran tersebut walau ada titik tertentu mengalami gangguan listrik karena adanya maintenance dari PLN pada pukul 08.00-17.00 Wita.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama para perawat, dokter, tenaga kesehatan (nakes) lainnya, serta dokter penanggung jawab pasien (DPJP).

Dalam telusur tersebut, Dirut meninjau langsung kondisi pasien di ruang perawatan sekaligus memastikan pelayanan yang diberikan berjalan sesuai standar operasional dan prinsip keselamatan pasien.

Dirut berdialog dengan pasien dan keluarga untuk mendengar secara langsung masukan terkait pelayanan yang diterima.

Tak hanya itu, Dirut turut berdiskusi dengan DPJP dan tim medis mengenai perkembangan kondisi pasien, rencana tindakan, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya manajemen dalam memperkuat koordinasi tim serta memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang optimal, profesional, dan humanis.

Kegiatan telusur pasien ini merupakan langkah konsisten pimpinan dalam membangun budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Dengan turun langsung ke ruang pelayanan,

Dirut menegaskan, peningkatan kualitas layanan bukan hanya menjadi komitmen tertulis, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. (“/Fer)

Meimonews.com – Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Manado Pastor Stenly Pondaag MSC memberikan pembekalan seputar liturgi ekaristi dan liturgi sabda kepada Tim Katekese Paroki St. Fransiskus de Sales Kokoleh, Minahasa Utara di Aula Paroki, Sabtu (28/2)2026).

Tim Katekese Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh, sebut Pastor Stenly, memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mendasar pada umat seputar liturgi ekaristi kudus.

Oleh karenanya, Tim Katekese Paroki perlu memahami dan menyampaikan secara benar dan mempraktekkan apa yang diajarkan gereja Katolik soal liturgi dalam perayaan ekaristi.

Pastor Stenly mengajak Tim Katekese Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh untuk membenahi praktek yang kurang tepat yang dilakukan oleh umat saat mengikuti perayaan ekaristi.

Dosen Liturgi pada Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP) ini menjelaskan, dalam praktek liturgi, Gereja Katolik telah menyusun Buku Tata Perayaan Ekaristi (TPE)  baik untuk Imam maupun Umat TPE tahun 2020.

Dalam buku itu, umat diberikan petunjuk, praktek, simbol dan arti dari setiap bagian dalam liturgi, agar ada keterlibatan dan partisipasi umat selama Perayaan berlangsung.

“Di dalamnya, ada tata gerak liturgi sejak pembukaan hingga berkat penutup. Didahului dengan tanda salib, sikap berdiri, berlutut, duduk, mengatupkan tangan, semuanya ada artinya mengarah pada spiritualitas penghayatan terhadap liturgi,” ujarnya.

Demikian pula dengan lagu-lagu liturgi yang tematis, lagu misa; lagu pembukaan hingga penutup, yang diatur sebagaimana berlaku dalam liturgi Gereja Katolik.

Selain itu, altar dan ambo serta mimbar bacaan digunakan sesuai pemanfaatannya, baik oleh Imam maupun pemimpin ibadah yang berasal dari kaum awam. Termasuk asesoris dan hiasan bunga di seputar altar.

“Bunga tidak boleh menutupi altar. Altar harus transparan dan mudah dilihat Umat. Hal-hal ini patut disampaikan kepada umat,” tegasnya.

Terkait pakaian liturgi bagi lektor, Pastor Stenly menjelaskan, menggunakan alba, termasuk pemimpin liturgi sabda oleh kaum awam. “Apalagi saat memimpin ibadah yang melibatkan umat dari agama lain. Gunakan pakaian liturgi,” ujarnya.

Sedangkan gerak liturgi penumpangan tangan dan pemberian berkat dengan tanda salib besar oleh pemimpin ibadah yang berasal dari kaum awam, tidak diperkenankan. Karena penumpangan tangan dan pemberian berkat dengan tanda salib besar, hanya dilakukan oleh imam.

Para peserta yang merupakan Tim Katekese Paroki diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdialog seputar liturgi sabda dan Emekaristi, dan realita praktek liturgi oleh umat Paroki St Fransiskus de Sales Kokoleh.

Mengakhiri pembekalannya, Pastor Stenly mengajak Tim Katekese untuk terus memberikan literasi kepada umat. (*)

Meimonews.com – Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting St. Theresia Stasi Benedictus Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen menggelar Signum Fidei Community Service (aksi nyata atau pengabdian yang dilakukan sebagai perwujudan iman).

Kegiatan yang diadakan di kompleks gedung gereja stasi yang sementara dalam pembangunan, Sabtu (28/2/2026) ini didukung Kaum Ibu Katolik (KIK) Sta. Beatrice Da Silva yang diketuai Conny Wewengkang dan Kaum Bapak Katolik (KBK) St. Petrus Stasi Benedictus yang diketuai John Mangundap dan diikuti ratusan umat stasi.

Kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud nyata implementasi semangat Aksi Piasa Pembangunan (APP) tahun 2026 ini berbentuk pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian bibit pohon dan buah gratis.

Hadir pada acara pembukaan di antaranya Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen Pastor Noldy Karamoy Pr, Pastor Rekan Pastor Siprianus Moto Pr, Ketua WKRI Sta. Theresia Steify Mariane Sepang dan Koordinator Signum Fidei Indonesia Unika De La Salle Manado Noula Josefine Mokorimban, Ketua Stasi Maria Sengkey serta pengurus KIK dan KBK Stasi Benedictus.

Turut melihat pelaksanaan kegiatan ini Rektor Seminari St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.

Umat terlihat berbondong-bondong ke lokasi ketika mendapat/memgetahui adanya informasi adanya kegiatan ini. Sejumlah orang lanjut usia (lansia) kendatipun berjalan tertatih-tatih antusias ingin memanfaatkan kesempatan ini.

Demikian pula, banyak umat/warga yang ingin mendapatkam bibit pohon dan buah berdatangan untuk mendapatkannya karena gratis.

Pemeriksaan kesehatan di antaranya pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat, mata dan fisioterpi.

Bibit yang diberikan, yang diserahkan secara simbolis oleh Pastor Moto, adalah advokat, pala, sirsak, mahoni, rambutan, kopi, jabon putih, kemiri, aren dan pala.

Kepada Meimonews.com di sela kegiatan, Pastor Karamoy mengapresiasi kegiatan yang diadakan di momen Prapaskah ini dan berterima kasih kepada Pimpinan Unika De La Salle Manado dan Pimpinan WKRI Ranting Sta. Theresia serta pimpinan organisasi yang mendukung kegiatan ini

“Saya senang dan bersyukur atas pelaksanaan kegatan ini yakni pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian bibit pohon dan buah secara gratis,” ujarnya.

Pelaksanaan fisioterapi sangat bermafaat karena langsung dirasakan dan terlihat hasilnya. “Saya merasakan langsung manfaat kegiatan fisioterapi ini karena difisioterapi oleh terapis profesional,” ujar Pastor Karamoy.

Pemberian bibit pohon dan buah gratis ini, menurutnya, akan memiliki dampak positif bagi kelestarian lingkungan, sejalan dengan ensiklik Laudato Si’ (Terpujilah Engkau).

Diketahui, Laodato Si adalah ensiklik kedua Paus Fransiskus yang diterbitkan pada 2015, berfokus pada ekologi integral dan kepedulian terhadap bumi sebagai “rumah kita bersama”.

Dokumen ini mengkritik konsumerisme, pembangunan merusak, serta mengajak “pertobatan ekologis” global untuk mengatasi perubahan iklim.

Yuke Keles, salah satu penerima manfaat pemeriksaan kesehatan gratis yang tinggal di Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Bagus. Senang. Terima kasih karena saya bisa mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Ada dapa kacamata gratis juga,” ujarnya kepada Meimomews.com, usai pemeriksaan.

Hal senada disampaikan Olwin Pongai, warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 yang memanfaatkan kesempatan untuk fisioterapi.

“Setelah tangan saya diterapi, kebas-kebas tangan saya mulai hilangm Jari-jari tangan saya mulai bergerak lancar. Mulai terasa enak,” ujarnya.

Toni Lepar, warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 yang menerima bibit gratis senan dan berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Terima kasih atas pemberian bibir gratis ini,” ujarnya. (lex)

Meimonews,com – Komitmen Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan dalam memastikan pelayanan prima kembali terlihat pada Jumat (27/2/2026).

Di dampingi Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian serta pejabat terkait, Dirut dari ordo Dipteraturun langsung memantau pelayanan di sejumlah unit, mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga bagian pelayanan penunjang.

Dalam agenda tersebut, Dirut melakukan visitasi pasien di Irina B dan Irina C dan IGD. Ia tidak hanya meninjau kondisi pasien, tetapi juga memberikan edukasi terkait pola makan sehat sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan.

Bahkan, Dirut turut mewawancarai pasien secara langsung untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou.

Interaksi aktif juga dilakukan bersama dokter penanggung jawab, dokter residen, serta perawat yang menangani pasien.

Dirut menggali informasi terkait perkembangan kondisi pasien, sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional.

Tak hanya fokus pada pelayanan klinis, Dirut turut mengecek sistem rujukan rumah sakit guna memastikan alur rujukan berjalan optimal. “Koordinasi dilakukan dengan pihak rawat inap untuk memantau ketersediaan tempat tidur, sehingga pasien rujukan dapat terlayani dengan maksimal tanpa hambatan, ” ujarnya.

Di IGD, Dirut menanyakan secara langsung waktu tunggu pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi (foto), dan layanan diagnostik lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan respons cepat bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Perhatian Dirut juga menyentuh lini pelayanan non-medis. Customer Service, bagian registrasi, dan kasir tak luput dari pemantauan guna menjamin kenyamanan dan kelancaran proses administrasi pasien.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke ruang rekam medik (medrek) untuk memastikan tata kelola dokumen pasien berjalan tertib dan profesional.

Selain aspek pelayanan, sarana dan prasarana menjadi perhatian khusus. Kondisi pendingin ruangan (AC) di sejumlah titik serta atap selasar yang mengalami kebocoran turut dicermati untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah ini menegaskan keseriusan manajemen RSUP Kandou dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik dari sisi medis, administrasi, hingga fasilitas penunjang, demi kenyamanan dan keselamatan pasien. (Fer)